Tampilkan postingan dengan label Hardware Komputer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hardware Komputer. Tampilkan semua postingan

Rabu, 25 Maret 2015

Mengenal dan Perkenalan Prosesor Notebook Intel Core i3, i5, dan i7

Saat ini notebook terbaru yang memakai prosesor Intel sudah mulai memakai keluarga Intel Core i. Ada yang dinamakan Core i3, Core i5, dan Core i7. Ketiganya adalah pengganti resmi dari jajaran prosesor Intel  Core2 (Core2 solo, Core2 Duo, Core2 Quad). Perbaikan apa saja yang ditawarkan dengan jajaran Core i ini? Kami akan coba jelaskan sesederhana mungkin mengenai jajaran baru prosesor notebook ini.

Nehalem
Semua prosesor Intel dengan nama Core i dibangun dengan dasar arsitektur yang diberi nama Nehalem. Secara sederhana, arsitektur baru ini menawarkan performa yang lebih tinggi dengan pengaturan konsumsi daya yang jauh lebih baik. Ada beberapa hal yang merupakan keunggulan dari arsitektur Nehalem secara umum, jika dibandingkan dengan arsitektur Core sebelumnya:
Penggabungan komponen
Pada Nehalem, ada beberapa komponen yang digabungkan menjadi satu di dalam prosesor. Hal yang paling penting adalah penggabungan pengendali memori (RAM) ke dalam prosesor. Sebelumnya, pengendali ini terletak di luar prosesor. Dengan dimasukkannya pengendali memori ke dalam prosesor, kecepatan aliran data antara prosesor dan memori menjadi lebih tinggi.
Pada prosesor Core i3 M,  Core i5 M, dan Core i7 M, Intel bahkan memasukkan VGA-nya ke dalam prosesor. Hal tersebut tentu saja membuat kemampuan VGA menjadi lebih baik dibandingkan VGA onboard terdahulu.
Efisiensi daya, maksimalisasi performa
Pada Core2 Duo (prosesor dengan 2 inti prosesor/2 core), jika kecepatan prosesor adalah 3 GHz, itu berarti kedua inti prosesor bekerja dengan kecepatan 3 GHz. Saat prosesor beristirahat, keduanya akan turun kecepatannya secara bersamaan juga.
Jadi, kalau ada software yang hanya bisa menggunakan 1 inti prosesor (contoh: Apple itunes), kedua inti prosesor akan bekerja pada kecepatan tertingginya (3 GHz). Satu inti prosesor bekerja mengolah data, sementara inti lainnya hanya ikut-ikutan menaikkan kecepatan tanpa mengolah data.
Pada Nehalem, kondisinya berbeda. Contohnya pada Core i3 (2 inti prosesor/2 core), kondisi di atas hanya akan membuat 1 inti prosesor bekerja dan menggunakan kecepatan maksimumnya. Sementara 1 inti prosesor yang tidak terpakai akan tetap beristirahat untuk menghemat energi.

Hyper-threading (HT)
Tahukah Anda bahwa sebuah inti prosesor tidak selalu “dipekerjakan” secara maksimal? Sebagai analogi, anggap sebuah prosesor dengan dua inti (dual core) adalah sebuah ruang dengan dua orang di dalamnya. Pada saat satu orang diminta memasak, kedua tangannya akan bekerja. Akan tetapi, orang ini sebenarnya masih bisa menerima telepon sembari memasak, bukan?
Hal yang sama terjadi pada inti prosesor. Ada bagian-bagian dari inti prosesor tersebut yang tidak terpakai saat sebuah perintah diberikan padanya. Penyebabnya adalah perintah tersebut mungkin memang tidak memanfaatkan bagian tertentu dari prosesor. Lalu, bagaimana caranya kita bisa memanfaatkan bagian yang tidak bekerja tersebut? Intel menamakan teknologi pemaksimalan kerja prosesor tersebut dengan nama Hyper-threading (HT).
Sebuah inti prosesor yang memiliki teknologi HT akan dikenal oleh Operating System (contoh: Windows7) sebagai 2 inti prosesor. Jadi, Operating System dapat memberikan 2 pekerjaan pada sebuah inti prosesor. Hal ini membuat prosesor berbasis Nehalem mampu bekerja lebih maksimal dibandingkan pendahulunya.

Turbo boost
Kemampuan ini adalah fitur unggulan dari sebagian besar prosesor dengan teknologi Nehalem. Ide dasarnya adalah HUGI (Hurry Up and Get Idle). Teorinya adalah jika sebuah pekerjaan diselesaikan lebih cepat, prosesor akan bisa beristirahat lebih cepat dan menghemat lebih banyak energi.
Pada umumnya, tiap prosesor memiliki batas maksimum konsumsi daya. Mari kita ambil contoh Core i5 (2 inti prosesor/core) yang kisaran batas konsumsi dayanya adalah sekitar 35 Watt. Jika VGA dan pengendali memori di dalam Core i5 memakan 10 W dan hanya 1 inti prosesor yang terpakai, konsumsinya hanya 22.5W, bukan? Lalu, bagaimana caranya prosesor dapat menyelesaikan pekerjaan dengan lebih cepat, sementara software tidak menggunakan inti ke-2 yang tersedia?
Sisa jatah konsumsi daya yang 12.5W dapat digunakan Core i5 untuk melakukan Turbo boost. Yang terjadi adalah (pada Core i5-430M, 2.2GHz), kecepatan 1 intinya bisa dinaikkan hingga 2.53 GHz. Hal ini dilakukan dengan memanfaatkan sisa jatah konsumsi daya dan memperhatikan temperature prosesor. Jadi, prosesor 35W ini tidak akan melampaui konsumsi dayanya, dan tidak akan kepanasan. Sementara itu, software dapat menyelesaikan pekerjaan lebih cepat.
Arrandale
Nama apa lagi ini? Nama ini kami angkat untuk membedakan Core i7 QM dengan Core i7 M, Core i5 M dan Core i3 M. Saat ini, Core i7 QM masih menggunakan teknologi Nehalem 45 nm. Meski bertenaga besar sekali, teknologi 45 nm pada Core i7 membuatnya bekerja sedikit lebih panas. Selain itu, Core i7 QM juga tidak memiliki VGA di dalam prosesor berinti  4-nya (Quad core).
Arrandale adalah kode untuk prosesor berbasis Nehalem untuk notebook yang menggunakan teknologi 32 nm dan memiliki VGA terintegrasi di dalam prosesor. Saat ini, Arrandale hanya memiliki jumlah inti prosesor maksimum 2 (dual core). Akan tetapi, performanya tetap tinggi dan suhu kerjanya cenderung lebih dingin dibandingkan Core i7.
Pilih yang Mana?
Sekilas, teknologi Nehalem yang dimiliki oleh Core i7, Corei5, dan Core i3, sudah dipaparkan. Nah, sekarang, Anda akan memilih yang mana?
Core i7 QM
Prosesor notebook Core i7 QM memiliki kemampuan tertinggi. Tidak ada VGA di dalam prosesor ini, tapi 4 inti prosesor (quad core), kecepatan tinggi, dan Turbo boost adalah andalan utamanya. Prosesor dengan 4 core dan hyper-threading ini akan dideteksi Windows seakan memiliki 8 inti prosesor! Jika Anda membutuhkan performa notebook tertinggi yang bahkan mampu bersaing dengan desktop, ini adalah pilihannya. Umumnya, notebook dengan Core i7 akan memiliki VGA khusus. Jadi, gamer, pengguna aplikasi grafis (Adobe Photoshop, 3ds Max), dan pencinta performa tinggi akan menyukainya. Tentu saja, ada harga yang harus dibayar untuk performa yang tinggi ini.
Core i7 M
Prosesor ini adalah Arrandale (2 inti prosesor) dengan performa terbaik. Teknologi 32 nm membuatnya bekerja dengan suhu relative rendah. Kecepatan tinggi, Hyper-threading, dan Turbo boost membuatnya memiliki performa tinggi. Apabila dipadu dengan VGA tambahan, notebook berbasis Core i7 M akan menjadi pilihan yang sangat baik bagi pencinta performa tinggi. Kemampuannya bahkan dapat bersaing dengan Core i7 QM. Tentu saja, dengan harga yang relatif lebih terjangkau.
Core i5 M
Notebook dengan prosesor ini memang memiliki 2 inti prosesor (dual core). Akan tetapi, tersedianya Hyper-threading membuatnya tampil seakan memiliki 4 inti prosesor. Turbo boost menjadi andalannya dalam hal performa. Sementara itu, VGA terintegrasinya sudah mencukupi untuk pemutaran film HD 1080p, bahkan film Blu-Ray. Jika perlu, beberapa game 3D ringan pun bisa dimainkannya. Jika Anda menginginkan performa tinggi dengan mobilitas baik, Core i5 adalah pilihan yang baik. Harganya pun tidak mencekik.
Core i3 M
Meski tidak dilengkapi Turbo boost, performa Core i3 tetap memikat. Hyper-threading membuat kemampuannya dapat dipakai secara maksimal. VGA-nya pun sudah lebih dapat diandalkan dibandingkan VGA onboard terdahulu. Jika dana Anda terbatas namun menginginkan performa dari arsitektur terbaik Intel, Core i3 adalah pilihan yang jauh lebih unggul dibandingkan Core2 Duo.
Pengujian Singkat
Berikut adalah hasil perbandingan antara Core2 Duo T6600 dengan Core i3-330 dan Core i5-430
Software yang merupakan simulasi penggunaan berbagai aplikasi (MS Office, Adobe, 3ds Max, MS Outlook, dsb) ini menunjukkan bahwa bahkan Core i3 330 dengan mudah mengalahkan Core2 Duo T6600.

Software yang serupa dengan SYSmark ini lebih menitikberatkan pada aplikasi sederhana yang umum digunakan notebook. Hasil ujinya tidak jauh berbeda dengan yang sebelumnya.
3DMark 2006 adalah software uji kemampuan grafis. Dari pengujian ini tampak bahwa Core i3 330M saja sudah unggul lebih dari 50% dibandingkan VGA onboard yang dipasangkan pada Core2 Duo T6600 (Intel GMA 4500MHD).

Daftar Suhu Normal Processor sampai Batas Maksimum temperatur Processor


Daftar Suhu Normal Processor – Batas Maksimum temperatur Processor
Malam para blogger dan semua yang suka di dunia komputer, kali ini saya akan membahasa tentang suhu pada porcecor komputer pribadi.  Namun perlu diketahui  bahwa suhu maksimum yang normal pada processor berbeda-beda tergantung tipe dari processor tersebut, jadi jika kamu merasakan suhu processor pada komputer atau laptop kamu sangat panas kamu jangan panik dulu, karena siapa tahu saja suhu yang kamu anggap panas itu masih tergolong wajar.  Untuk mengurangi kepanikan kamu dan untuk menambah pengetahuan kamu, perhatikan daftar batas maksimum suhu processor di bawah ini.
CPUTemperatur
AMD Athlon Series
AMD Athlon (socket) up to 1Ghz90°C
AMD Athlon (slot) all speeds70°C
AMD Athlon Thunderbird 1.1Ghz+95°C
AMD Athlon MP 1.33Ghz+95°C
AMD Athlon XP 1.33Ghz+90°C
AMD Athlon XP T-Bred upto 2100+90°C
AMD Athlon XP T-Bred over 2100+85°C
AMD Athlon XP Barton85°C
AMD Athlon 6470°C
AMD Athlon 64 (Socket 939, 1.4 volts)65°C
AMD Athlon 64 FX (sledgehammer)70°C
AMD Athlon FX (San Diego + Toledo + Windsor)63°C
AMD Athlon X2 (Manchester + Toledo)65°C
AMD Athlon X2 (Windsor)70°C-72°C (1.35v – 1.25v)
AMD Athlon X2 (Brisbane)78°C (1.25v)
AMD Phenom
AMD Phenom70°C
AMD Phenom X370°C
AMD Phenom X4 (9100, 9750, 9850)61°C
AMD Phenom X4 (9550, 9650)70°C
AMD Sempron
AMD Sempron (T-bred/Barton core)90°C
AMD Sempron (Paris core)70°C
AMD Sempron (Manila)69°C/78°C Model dependant
AMD Mobile Sempron95°C
Intel Pentium D
Pentium D (Smithfield 805, 820)63°C
Pentium D (Smithfield 830, 840)69.8°C
Pentium D (Presler 915, 920, 930, 945, 960)63.4°C
Pentium D (Presler 940, 950)68.6°C
Intel Celeron Series
Celeron D (Prescott)67°C
Celeron D (Cedar Mill)69.2°C
Mobile Celeron100°C
Intel Core 2 Duo
Intel core 2 Duo (Conroe E4300, E4400, E6300, E6400)61.4°C
Intel Core 2 Duo (Conroe E4500, E4600, E4700)73.3°C
Intel Core 2 Duo (Conroe E6320, E6420, E6540, E6550, E6600, E6700, E6750, E6850)60.1°C
Intel Core 2 Duo (Wolfdale)72.4°C
Mobile Core 2 Duo100°C
Intel Core 2 Extreme
Intel Core 2 Extreme (Conroe)60.4°C
Intel Core 2 Extreme (Kentsfield Q6700)71°C
Intel Core 2 Extreme (Kentsfield Q6600)62.2°C
Intel Core 2 Extreme (Kentsfield QX6700, QX6850)64.5°C
Intel Core 2 Extreme (Kentsfield QX6800)54.8°C
Intel Core 2 Extreme (Yorkfiled Q9300, Q9450, Q9550)71.4°C
Intel Core 2 Extreme (Yorkfield QX9650)64.5°C
Intel Core 2 Extreme (Yorkfield QX9770)55.5°C
Intel Core 2 Extreme (Hypertown QX9775)63°C
Intel Itanium 2
Intel Itanium 2 below 1Ghz66°C
Intel Itanium 2 1Ghz – 1.6Ghz83°C
Setelah tahu batas maksimum suhu processor di atas, secara silahkan cek processor kamu, apakah panasnya masih normal atau tidak? Semoga informasi di atas bisa bermanfaat untuk kamu yang membutuhkan.
Jika processor pada laptop atau komputer kamu tidak normal suhunya, silahkan baca tips cara mengatasi suhu processor yang tidak normal <— klik di sini

Jumat, 23 Mei 2014

Cara Mengetahui Model / Tipe Laptop dan Notebook


Tahukan anda Cara Mengetahui Spesifikasi Laptop / Netbook yang dimiliki? Apakah hanya dengan mengetahui Modelnya semisal Acer Aspire 4943? Jawabannya Tidak, Seri 4943 itu masih mempunyai Model lagi. Jadi ini sangat berguna untuk menentukan Driver apa yang akan di installkan. Misalnya untuk Driver Sound, kini banyak produsen penyedia Hardware Sound, misal Realtek, atau Conexant. Walaupun misal nya tipe Laptop anda sama Aspire 4943.

Darimana kita tahu Spesifikasinya? ada di Stiker Bawah  laptop/netbook anda, ada juga di dalam tempat battrey. untuk melihatnya harus melepas batrey dahalu. biasanya itu untuk produk HP.

Berikut Gambar yang menunjukkan Spesikasi beberapa laptop.


 Pada Acer diatas, Model spesifiknya adalah B812G50Mnkk.

 Nah yang ini laptop Sony Vaio, Model spesifiknya adalah : PCG-61A11W

Nah yang ini  Compaq Presario V3000, ada Model spesifik V3106TU.

Nah gambar diatas Stiker punyanya Laptop Hp Pavilon Dv2, Model Spesipiknya adalah : dv2-1206AU.
 

Untuk yang lain semisal Aspire One dengan Model spesipik AO756-2623 dan 
masih banyak yang lain,

Mudahan dengan Secuil penjelasan bisa menambah pengalaman anda.

Cara Masuk Bios Laptop Sony E-Series

Terbiasa install komputer meja, laptop atau notebook plus netbook selain merek sony, enteng tenang, untuk masuk bios cuma tekan tombol delete, F11 atau F2. Nah, berbeda dengan laptop sony E-series terbaru sekarang yang sudah mendukung window 8 dan ternyata laptop ini cukup bikin pusing.

Install window 7 di laptop Sony E-Series

Bila laptop sony E-series sudah terinstall window 8 dan blank di jamin tidak bisa masuk lagi di bios atau window 8 utama dan tidak bisa install ulang window 7 otomatis harus menghapus semua partisi hardisk dan setelah itu dibagi kembali seperti sediakala (maaf bila saya keliru, sebab ini pengalaman pribadi dan sukses install win 7).

Solusi untuk masuk bios khusus laptop sony terbaru, yaitu tekan tombol ASSIST pastikan laptop dalam keadaan mati (pringatan matikan atau tekan tombol power selama beberapa menit terus lepas dan silahkan tekan tombol ASSIST) harus menunggu beberapa menit (wajib sabar), setelah itu muncul pilihan untuk masuk bios. Masukan DVD atau USB Boot Window 7.

Lihat penampakannya dibawah ini :

bios-sony-laptop

Selanjutnya tekan F2 untuk masuk bios, selanjutnya muncul lagi penampakan dibawah ini : (maaf gambar kurang jelas)

legacy-sony-eseries

Selanjutnya pindah ke tab boot lalu ke menu mode tekan enter untuk mengubah UEFI menjadi legacy terus save tekan F4 lalu yes. Selamat sudah sukses booting window 7.

Saya sukses menginstall window 7 di laptop sony e-series terbaru dan kompiteble untuk perangkat keras, VGA, Sound dan lain-lain berjalan dengan lancar. Namun ada beberapa perangkat kerasnya membutuhkan software. Anda download software yang belum terinstal seperti Wifi.
Catatan
  • Jangan tekan tombol ASSIST saat komputer VAIO Anda berada dalam mode Hibernate. Nah, tombol ini sering bikin susah masuk window alias error. Terpaksa install ulang kembali.
Secara pribadi saya, teman dan orang kantor pusing mengoperasikan window 8 dan lebih enakan win 7 plus jarang eror. 

Silahkan bertanya bila Anda mengalami masalah, saya bantu sebisa kemampuanku. Terima kasih.

Minggu, 27 April 2014

Cara Mudah Cek Melihat Komputer / Laptop 32 bit atau 64 bit

Pada posting kali ini akan membahas Cara Mudah Cek Komputer / Laptop 32 bit atau 64 bit, agar kita tidak salah pilih dalam membeli komputer / laptop. Ada tiga cara mudah untuk mengetahui apakah komputer / laptop kita berjalan pada 32 bit atau 64 bit.

Metode 1 : Cara Mudah Cek Komputer / Laptop 32 bit atau 64 bit Windows 7/Vista/Server 2008/R2

1. Klik tombol "Start" -> Ketik "System" pada search box -> Klik "System" pada program list

2. Pada jendela "System" terlihat, komputer / laptop anda menggunakan 32bit atau 64bit Operating System OS
system 32bit / 64bit

2. Metode 2 : Cara Mudah Cek Komputer / Laptop 32 bit atau 64 bit Windows XP/2000/Server 2003

1. Pada keyboard komputer / laptop, tekan "Win+R", kemudian ketik sysdm.cpl -> OK

2. Muncul jendela "System Information", klik "System Summary"
system 32bit / 64bit windows xp
pada "system type" terlihat X86-based PC, berarti komputer anda menggunakan system 32bit, Jika pada "System Type" terlihat "EM64T" berarti komputer anda menggunakan system 64bit.

Metode 3 : Cara Mudah Cek Komputer / Laptop 32 bit atau 64 bit pada MacOSX
1. Launch Terminal app (lihatApplications/Utilities)
2. pada "Prompt", ketik uname -a,
3. Pada terminal terlihat 2 baris teks, pada baris kedua anda akan menlihat seperti ini :

  • RELEASE_I386 i386 ; the latest "i386" means that you're running 32bits kernel
  • RELEASE_X86_64 x86_64 ; the latest "x86_64" means that you're running 64bits kernel
itu menunjukkan komputer / laptop anda menggunakan 64bit Operating System

Cara Mudah Mengetahui CPU Sudah Support 64 bit

Pada kesempatan kali ini saya akan mencoba memberikan sedikit tipsbagaimana mengetahui komputer (CPU/Processor) kita sudah support dengan teknologi 64 bit atau belum dengan bantuan sebuah aplikasi yang sangat kecil, yakni SecurAble.

Disini saya tidak akan menjelaskan panjang lebar tentang teknologi 64 bit itu sendiri ya, bila anda ingin mengetahuinya lebih jauh lagi silahkan cari artikelnya di google.
Salah satu kelebihan 64 bit di bandingkan 32 bit ialah kita jadi bisa memaksimalkan kapasitas memory (RAM) komputer kita. Jika windows 7 ultimate 32 bit itu maksimal kapasitas RAM 4 Gb, bandingkan dengan windows 7 ultimate 64 bit yang maksimal RAM nya ialah 192 Gb. Berikut table memory limit di sistem operasi windows.
Memory Limits Windows 7 :
(klik gambar untuk memperbesar)
Memory Limits Windows Vista :
(klik gambar untuk memperbesar)
Memory Limits Windows XP :
(klik gambar untuk memperbesar)
Saya pribadi untuk saat ini terus terang masih menggunakan Windows 7 32 bit, tapi saya juga berencana upgrade ke windows 7 64 bit dalam waktu dekat ini.
Terus bagaimana caranya kita mengetahui bila CPU kita sudah support dengan teknologi 64 bit?? Anda hanya perlu mendownload aplikasinya di bawah, kemudian jalankan aplikasi tersebut, jika sudah support anda akan melihat seperti ini.
Bagaiamana?? Tertarik untuk upgrade ke Windows 64 bit????

Cara mengetahui 32bit dan 64bit di PC/Laptop Kita

Sekarang saya akan menjelaskan bagaimana cara mengetahui apakah Laptop/PC kita berbasis 32bit atau 64bit? Sebelum saya bahas mengenai 32 bit dan 64 bit. Sedikit penjelasan yang saya tahu antara perbedaan 32 bit dengan 64 bit.
32-bit, dalam arsitektur komputer adalah sebuah kata sifat yang digunakan untuk menjelaskan bahwa terdapat sebuah bilangan bulat (integer) yang memiliki panjang 32 bit. Istilah ini juga merujuk kepada istilah yang menjelaskan arsitektur mikroprosesor yang dibuat berdasarkan register prosesornya, bus alamatnya, atau bus data yang digunakannya berukuran 32 bit. Begitupun dengan 64 bit, yang membedatakan adalah bilangan bulat (integer) yang dimilikinya memiliki panjang 64 bit.

Dan setelah saya baca-baca mengenai perbedaan antara 32bit dengan 64bit di http://goo.gl/JNbvTfternyata untuk Laptop/PC jaman sekarang rata-rata sudah mendukung untuk pemrosesan dengan 32bit atau 64bit.
Nah pertanyaannya adalah bagaimana cara mengetahui PC/Laptop kita support 32 bit atau 64 bit?
Caranya adalah buka terminal, dan jalankanlah perintah berikut ini:
$ grep flags /proc/cpuinfo

Lalu kita akan mendapatkan hasil seperti ini:

flags : fpu vme de pse tsc msr pae mce cx8 apic sep mtrr pge mca cmov pat pse36 clflush dts acpi mmx fxsr sse sse2 ss ht tm pbe nx rdtscp lm constant_tsc arch_perfmon pebs bts nonstop_tsc aperfmperf pni dtes64 monitor ds_cpl est tm2 ssse3 cx16 xtpr pdcm popcnt lahf_lm arat dtherm
Lihatlah tulisan yang ditebalkan di atas. Dan ini adalah daftar untuk versi bit PC/Laptopnya:
CPU Modes:
  1. lm flag means Long mode cpu - 64 bit CPU
  2. Real mode 16 bit CPU
  3. Protected Mode is 32-bit CPU
Atau bisa juga dengan menggunakan perintah lain seperti berikut ini:
$ lscpu

Dan hasilnya akan seperti ini:

Architecture:              i686
CPU op-mode(s):        32-bit, 64-bit
Byte Order:                Little Endian
CPU(s):                      1
On-line CPU(s) list:    0
Thread(s) per core:   1
Core(s) per socket:    1
Socket(s):                  1
Vendor ID:                 GenuineIntel
CPU family:               6
Model:                       37
Stepping:                   2
CPU MHz:                1866.000
BogoMIPS:               3723.68
L1d cache:                32K
L1i cache:                32K
L2 cache:                 256K
L3 cache:                3072K
Gampang bukan? Lalu pertanyaan selanjutnya adalah bagaimana cara mengetahui versi OS (Sistem Operasi) yang kita gunakan menggunakan versi 32 bit atau 64 bit?
Caranya sebenarnya cukup mudah, cukup ketikkan saja perintah berikut ini:
$ uname -a

Dan apabila hasilnya seperti ini:
Linux ora100 2.6.5-7.252-smp #1 SMP Tue Feb 14 11:11:04 UTC 2006 x86_64 x86_64 x86_64 GNU/Linux

Maka Linux yang anda gunakan adalah versi 64 bit. Dan untuk versi 32bit misalnya seperti ini:
Linux crunchbang 3.2.0-4-486 #1 Debian 3.2.51-1 i686 GNU/Linux

Intinya apabila anda melihat i386/i486/i586/i686 itu pasti menggunakan OS versi 32bit

sumber 

CARA PASTI UNTUK MENGETAHUI KOMPUTER BERAKSITEKTUR 32 ATAU 64 BIT

Suatu hal yg penting bagi kita untuk mengetahui komputer yg kita gunakan beraksitektur 32 bit atau 64 bit, karna bagi kita yg sering atau bisa menginstal ulang sebuah komputer hal ini akan menjadi langkah pertama sebelum melakukan penginstalan ulang komputer tersebut. Disini komputer atau laptop yg beraksitektur 64bit jelas lebih unggul dibandingkan tipe 32 bit, jadi komputer dengan tipe 64bit bisa menggunakan OS dengan tipe 32 ataupun 64, tetapi untuk komputer dengan tipe 32bit hanya bisa menggunakan OS dengan tipe 32 bit saja, dan perbedaan dari ke-2 tipe tersebut pernah saya bahas di postingan sebelumnya yg bisa kalian baca disini Perbedaan Windows 32bit dan 64bit.
Setelah kita mengetahui perbedaan dari ke-2 tipe processor tersebut, sekarang bagaimana cara kita untuk mengetahui processor tipe berapa yg kita gunakan. 
Nah untuk mengetahuinya secara pasti silahkan kalian simak panduan berikut ini.

CARA KE-1
1.Pergi ke "Control Panel", kemudian pilih "System And Security".
2.Lalu pilih menu "System".

3.Lihat pada bagian "system type", disana akan tertera rincian  "64-bit Operating System, 64-bit Based Processor".

Nah yg menjadi petunjuk bagi kita adalah pada rincian "64-bit Based Processor", ini menandakan komputer tersebut menggunakan processor dengan tipe 64bit dengan ini komputer tersebut mampu untuk menggunakan OS dengan tipe 64bit juga.

CARA KE-2
Jika kalian ragu dengan cara diatas kalian bisa cek secara pasti dengan cara berikut ini.
1.Pergi ke "Control Panel", pilih " System And Security", lalu pilih menu "System".
2.Kemudian klik menu "Performance Information and Tools" pada bagian kiri bawah.

3.Setelah terbuka klik pada menu "View and print detailed performance and system information".

4.Disini kita akan melihat semua informasi tentang komputer kita, dan sekarang lihat pada bagian "64-bit capable", jika pada bagian itu bertandakan "yes", maka komputer tersebut terpasang processor dengan arsitektur 64bit.


Sampai disini 2 cara diatas sudah bisa memastikan apakah komputer kalian menggunakan processor tipe 32 atau 64 bit.
sumber 

Bagaimana Memeriksa Processor x86 (32-bit) atau x64 (64-bit) pada Windows?


P4Kebanyakan pengguna komputer saat ini masih menggunakan Sistem Operasi Windows XP atau Vista. Kesemua Versi yang digunakan juga masih menggunakan jenis processor x86 (32- bit). Mengapa banyak user yang menggunakan Jenis processor x86 dibandingkan x64 ? Mungkin yang menjadi dasar bagi pengguna tersebut adalah bahwa developer software saat ini lebih dominan membuat aplikasi berdasarkan Windows x86 dibandingkan x64. Jadi ketersediaan software untuk versi x86 lebih banyak ketimbang x64. Ada kemungkinan software yang didesign untuk x86 dapat berjalan pada Processor x64, tetapi tidak semua. Sedangkan Software yang khusus dibuat untuk x64 tidak bisa digunakan pada x86.
Perbedaan mendasar processor x86 (32-bit) dan x64 (64-bit) adalah mengacu pada teknologi pemrosesan (processor) pada komputer mengenai bagaimana menangani informasi. Processor x64 akan mampu mereferensikan pengalamatan data pada memory lebih cepat dibanding processor x86.


Jika anda ingin melakukan instalasi Sistem Operasi Windows pada PC atau Laptop, tentu saja harus memperhatikan jenis processor apa yang digunakan ? Jadi tidak bisa sembarangan. Dan versi Windows yang digunakan juga harus menyesuaikan dengan Processor yang ada. Karena Windows 64 bit hanya dapat diinstall pada komputer yang processornya sudah mempunyai kemampuan x64 (64-bit), dan Windows 32-bit dapat diinstall pada processor dengan kemampuan x86 (32-bit) maupun x64 (64-bit).
Bagaimana cara untuk mengetahui jenis processor apa yang digunakan oleh sebuah PC atau Laptop pada Windows XP atau Vista ? Dan apakah Compatible dengan Processor x64 (64-bit) ?
Ada 4 cara yang bisa kita tempuh untuk memeriksanya, yaitu :
1. Menggunakan Computer Properties
Klik Start –> Klik kanan pada Computer -> Klik Properties. Klik pada Windows Experience Index.
computer-properties
Klik pada View and Print detailed performance and system information.
performance-information
Jika processor anda kompatibel dengan processor x64 (64-bit), maka pada bagian 64-bit capable akan bertuliskanYes.
64bit-capable
2. Menggunakan Regedit
Klik Start -> ketikkan regedit (Windows Vista)
Klik Start –> pilih Run –> ketikkan regedit (Windows XP)
Cari Key :
HKEY_LOCAL_MACHINE\HARDWARE\DESCRIPTION\System\CentralProcessor\0
Pada layar sebelah kanan akan terlihat String “ProcessorNameString” yang menampilkan nama processor anda, dan pada String “Identifier” akan menampilkan tipe processor. Jika menampilkan pesan seperti dibawah ini :
x86 Family 6 Model 15 Stepping 13 (berjenis x86)
Intel64 family 6 Model 15 Stepping 10 (berjenis x64 atau kompatibel dengan x64)
registry-information
3. Menggunakan MSINFO32
Klik Start -> ketikkan msinfo32 (Windows Vista)
Klik Start –> pilih Run –> ketikkan msinfo32 (Windows XP)
sistem-information
Bisa dilihat pada item System Type menampilkan x64-based PC jika kompatibel dengan x64, dan X86-based PCjika hanya mendukung tipe x86 (32-bit)
4. Menggunakan CPUZ
CPUZ merupakan utility yang digunakan untuk menampilkan semua informasi tentang CPU (Processor), Cache, Mainboard, Memory, dll yang digunakan pada sebuah PC atau Laptop. Untuk bisa menggunakannya silahkanDownload CPUZ.
Informasi akan ditampilkan pada bagian Instructions pada CPU tab, jika menampilkan EM64T (Intel Processor)atau AMD64 (AMD Processor). Jadi jika menampilkan kedua status tersebut, berarti anda dapat menginstalkan Windows versi 64-bit.
cpuz-capable
Semoga Bermanfaat.